No God but Allah
Al Fatiha Pembukaan,Opening
1

al-fatiha الْفَاتِحَة in BAHASA

Al Fatiha الْفَاتِحَة in ENGLISH

al-fatiha الْفَاتِحَة in BAHASA

Surah ini disebut Al-Fatihah (Pembukaan) karena dengan surah inilah dibuka dan dimulainya Al-Quran, serta dinamakan Ummul Qur'an (أمّ القرءان; induk al-Quran) atau Ummul Kitab (أمّ الكتاب; induk Al-Kitab) karena merupakan induk dari semua isi Al-Quran. Selain itu, surah ini dinamakan pula As Sab'ul matsaany (السبع المثاني; tujuh yang berulang-ulang) karena jumlah ayatnya yang tujuh dan dibaca berulang-ulang dalam salat.

Al Fatiha الْفَاتِحَة in ENGLISH

Quranic chapter titles are not considered by Muslims to be part of the divine revelation of the Quran.[3] The primary literal meaning of the expression "Al-Fatiha"[4] is "The Opener/The Key", which could refer to this Surah being the first in the Quran, the first chapter recited in full in every rakat of salah, or to the manner in which it serves as an opening for many functions in everyday Islamic life. Some Muslims interpret it as a reference to an implied ability of the Surah to open a person to faith in God.
Allah is a proper name belonging only to the one Almighty God, Creator and Sustainer of the heavens and the earth and all that is within them, the Eternal and Absolute, to whom alone all worship is due.
Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa terdapat dalam ayat 2, yang menyatakan dengan tegas bahwa segala puji dan ucapan syukur atas suatu nikmat itu bagi Allah, karena Allah adalah pencipta dan sumber segala nikmat yang terdapat dalam alam ini. Di antara nikmat itu ialah: nikmat menciptakan, nikmat mendidik dan menumbuhkan, sebab kata Rabb (ربّ) dalam kalimat Rabbul-'aalamiin (ربّ العالمين) tidak hanya berarti Tuhan atau Penguasa, tetapi juga mengandung arti tarbiyah (التربية) yaitu mendidik dan menumbuhkan.

al-fatiha الْفَاتِحَة in BAHASA
WHITE

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
1. Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
اَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْن
2. Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam.
اَلرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
3. Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ ٤
4. Yang Menguasai hari pembalasan.
اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ
5. Hanya kepada-Mulah hamba mengabdi dan hanya kepada-Mulah hamba meminta pertolongan.
اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ
6. Tunjukkanlah kepada kami jalan yang lurus
صِرَاطَ الَّذِ يْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ۙ غَيْرِ ٱلْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ ٱلضَّآلِّيْنَ
7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadannya, bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Al Fatiha الْفَاتِحَة in ENGLISH
WHITE

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
1. In the name of Allah, Most Gracious, Most Merciful.
اَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْن
2. Praise be to Allah, the Cherisher and Sustainer of the worlds.
اَلرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
3. Most Gracious, Most Merciful.
مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ ٤
4. Master of the Day of Judgment.
اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ
5. Thee do we worship, and Thine aid we seek.
اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ
6. Show us the straight way
صِرَاطَ الَّذِ يْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ۙ غَيْرِ ٱلْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ ٱلضَّآلِّيْنَ
7. The way of those on whom Thou hast bestowed Thy Grace, those whose (portion) is not wrath, and who go not astray..